
Berawal dari tugas kuliah.
Kaybun Dimsum berdiri sejak Maret 2018, bermula dari tugas kuliah untuk menciptakan produk yang dijual di pasaran. Tak disangka, minat pembeli membludak, padahal awalnya hanya menyasar mahasiswa di lingkungan kampus.
Di bawah naungan PT. Sulaiman Selaksa Sejahtera, Kaybun Dimsum telah mengantongi sertifikasi halal dan terdaftar sebagai merek dagang, sehingga lebih terlindungi secara hukum.

Kenapa “Kaybun”?
Nama Kaybun dipilih sebagai bentuk dedikasi owner kepada mendiang ayahnya yang berpulang setahun sebelumnya. Tidak ada singkatan atau arti khusus. “Kaybun” adalah nama Tionghoa sang ayah, seorang mualaf bernama asli Loa Khay Bun.
Supaya nama mendiang ayah terus terkenang, selalu disebut dan dibicarakan banyak orang, sehingga namanya tetap “hidup”.
Sejak 2018
Berawal dari lingkungan kampus, kini hadir di berbagai kota.
24 outlet
Tersebar di 8 kota: Bandung, Bekasi, Bogor, Cirebon, Jakarta, Purwakarta, Sukabumi, Tasik.
Halal & terdaftar
Bersertifikasi halal dan terdaftar sebagai merek dagang.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah Kaybun Dimsum halal?
Ya. Kaybun Dimsum sudah mengantongi sertifikasi halal dan terdaftar sebagai merek dagang di bawah PT. Sulaiman Selaksa Sejahtera.
Apa yang membedakan dimsum Kaybun?
Dimsum Kaybun dibuat full daging dengan ukuran besar (big size) dan harga yang terjangkau. Resepnya diproduksi secara terpusat dan dijaga kerahasiaannya.
Bagaimana cara pesan Kaybun Dimsum?
Pilih outlet terdekat di halaman Outlet, lalu pesan lewat WhatsApp outlet tersebut atau lewat GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Bisa juga datang langsung ke outlet.
Jam berapa outlet Kaybun buka?
Outlet pusat buka setiap hari pukul 08.00 sampai 21.45 WIB. Jam buka outlet lain bisa berbeda, silakan cek lewat WhatsApp outlet.
Kenapa namanya Kaybun?
Kaybun diambil dari nama Tionghoa mendiang ayah sang owner, Loa Khay Bun. Nama ini dipilih supaya nama beliau terus disebut dan dikenang.